Saturday, 28 December 2013

KUACI, Cemilan Kecil Menyehatkan

Apakah Anda masih ingat ketika menduduki bangku Sekolah Dasar, cemilan apa yang berwarna hitam, berukuran kecil, dengan cara makan yang unik? Ya, kuaci adalah jawabannya. Orang dewasa takut mengkonsumsi kuaci karena kandungan garam yang tinggi meskipun harganya murah. Kuaci yang biasa dimakan berasal dari biji bunga matahari. Tanaman ini berasal dari Meksiko dan Peru. Bunga matahari di Indonesia banyak ditemukan di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.


Kuaci merupakan sumber lemak tak jenuh yang baik. Makanan dengan lemak tak jenuh terbukti lebih baik daripada makanan rendah lemak karena meningkatkan kolesterol baik. Lemak tak jenuh ganda (asam linoleat) dan tunggal (asam oleat) pada kuaci baik untuk jantung. Kandungan lain yang terdapat pada cemilan ini antara lain vitamin E, vitamin B, folat, magnesium, selenium, fosfor, seng, dan kalium.

Seperempat gelas biji bunga matahari mencukupi 90,5% vitamin E yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Vitamin E adalah antioksidan yang dapat melawan radikal bebas dan menjaga sel-sel dari kerusakan. Penyakit jantung dan stroke yang selama ini ditakuti banyak orang dapat dicegah dengan vitamin E karena berkurangnya peluang oksidasi kolesterol bagi orang yang mengkonsumsi. Anti-inflamasi Vitamin E dapat mengurangi risiko asma, osteoarthritis, rheumatoid arthritis, dan kanker usus besar.

Biji bunga matahari mengandung banyak folat dan vitamin B. Folat sendiri dapat menurunkan risiko penyakit jantung, sama seperti manfaat vitamin E. Vitamin B sangat penting untuk memproduksi sel-sel baru dengan membantu membentuk DNA dan RNA. Folat yang bekerja sama dengan vitamin B12 dapat membantu membentuk hemoglobin pada sel darah merah.

Magnesium terkandung dalam jumlah yang baik pd biji bunga matahari. Logam ini dapt mencegah asma, migraine, dan menurunkan tekanan darah tinggi. Magnesium juga dapat mencegah kejang otot dan kontraksi saraf mendadak dengan menghalangi kalsium untuk masuk ke dalam sel-sel saraf dan pembuluh darah.

Selenium pada biji bunga matahari membantu untuk memperbaiki DNA dan mengurangi perkembangan sel kanker. Selenium yang bekerja dengan vitamin E membantu mencegah penyakit jantung. Fosfor sangat penting dalam pembentukan massa tulang dan gigi. Mineral ini bermanfaat untuk mencegah osteoporosis. Seng yang terkandung pada kuaci berguna untuk menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap kuat.

Kuaci memang mengandung garam yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Inilah fungsi kalium pada biji bunga matahari, yakni untuk mengimbangi kadar natrium pada garam. Kalium bersifat hiposentif yang berarti dapat menurunkan tekanan darah. Apakah Anda masih takut mengkonsumsi kuaci?

No comments:

Post a Comment